No image available for this title

Text

HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMA KAMONING KABUPATEN SAMPANG



ABSTRAK
Pendahuluan : Hipertensi disebut sebagai silent killer, Dimana menjadi masalah
Kesehatan global yang ada di Indonesia. Seseorang dikatakan hipertensi jika tekanan
darah sistolik 140 mmhg dan tekanan darah diastolic 90 mmhg. Penelitian ini bertujuan
untuk mengindentifikasi aktifitas fisik dan tekanan darah serta menganalisis hubungan
aktifitas fisik dengan Tingkat hipertensi pada lansia diwilayah kerja Puskesmas Kamoning
Kabupaten Sampang 2025.
Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Desain cross
sectional yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kamoning Sampang. Sampel yang
digunakan sebanyak 37 responden yang dipilih menggunakan metode Random Sampling.
Pengumpulan data menggunakan kuisioner short-internasional physical activity
questioner IPAQ-SF. Analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu uji Ranks Sperman.
Hasil : Pada penelitian ini menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan
Hubungan Aktifitas Fisik Dengan Tingkat Hipertensi Pada Lansia. Analisis uji statistic
dengan rank sperman didapatkan nilai signifikan sebesar (p-value = 0,211) p>0,05.
Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian ini tidak ada hubungan aktifitas fisik dengan
tingkat hipertensi diwilayah kerja Puskesmas Kamoning Sampang, dari penelitian ini
diharapkan lansia dapat meningkatkan aktifitas fisik yang baik untuk mengurangi resiko
peningkatan tekanan darah.


Kata Kunci : Aktifitas Fisik, Tekanan Darah, Penderita Hipertensi


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this