No image available for this title

Text

HUBUNGAN KEJADIAN KECACATAN DENGAN MASALAH PSIKOSOSIAL PENDERITA KUSTA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JRENGOAN DAN PUSKESMAS KARANG PENANG



ABSTRAK
Kusta merupakan penyakit yang dapat menimbulkan kecacatan secara fisik,
sehingga dapat menimbulkan masalah psikososial pada penderita kusta. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Kejadian Kecacatan dengan
Masalah Psikososial Penderita Kusta di Wilayah Kerja Puskesmas Jrengoan Dan
Puskesmas Karang Penang.
Desain penelitian yang digunakan ialah observasional analitik dengan rancang
bangun penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh penderita
kusta di wilayah kerja Puskesmas Jrengoan dan Puskesmas Karang Penang yang
berjumlah 47 Orang. Teknik sampling dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode
non probability sampling dengan menggunakan purposive sampling. Sebanyak 42
responden dipilih dengan kriteria inklusi yaitu 1. Penderita yang kooperatif dan
bersedia menjadi responden 2. Seluruh penderita kusta baik yang masih menjalani
pengobatan ataupun yang sudah RFT (Release from Treatment) 3. Penderita kusta
yang mengalami kecacatan tingkat 1 dan 2 4. Penderita kusta tipe Multy bacillary
(MB) 5. Penderita kusta yang dapat berkomunikasi dengan baik yang kemudian diukur
dengan lembar observasi tingkat kecacatan dan kuesioner masalah psikososial. Data
yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rho.
Hasil crosstabulation dari variabel didapatkan cacat tingkat 2 yang memiliki
masalah psikososial berat sebanyak 12 orang (28.6%) sedangkan yang memiliki
masalah psikososial ringan sebanyak 2 orang (4.8%). Uji statistik Spearman Rho
menunjukkan adanya Hubungan Kejadian Kecacatan dengan Masalah Psikososial
Penderita Kusta didapatkan hasil = 0.043 > 0.05. Hasil penelitian ini menunjukkkan
bahwa semakin tinggi kejadian kecacatan semakin berat masalah psikososial penderita
kusta.
Kesimpulan pada penelitian ini mayoritas penderita kusta mengalami kecacatan
tingkat 1 dengan rata-rata memiliki masalah psikososial berat terutama yang
mengalami kecacatan tingkat 2 dikarenakan semakin tinggi kejadian kecacatan yang
dialami penderita kusta maka semakin berat masalah psikososial pada penderita kusta.
Kata Kunci : Penderita kusta, Kejadian kecacatan, Masalah psikososial


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this