<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1619">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN TERAPI KOMPRES HANGAT PADA LEHER TERHADAP NYERI KEPALA PASIEN HIPERTENSI DI DUSUN SUMBER WILAYAH KERJA PUSKESMAS ROBATAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Buhadah, Yunita Amilia, Atika Jatimi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Nyeri kepala pada penderita hipertensi merupakan salah satu kondisi yang paling umum atau paling sering dijumpai pada lansia karena menurunnya fungsi organ tubuh sebagai bagian dari proses degenerative. Nyeri kepala pada hipertensi disebabkan oleh adanya gangguan vaskuler atau gangguan kontraktilitas pembuluh darah di kepala. Hipertensi juga sering disebut sebagai the silent killer karena gangguan ditahap awal adalah asimtomatis, tetapi bisa menyebabkan kerusakan organ secara permanen yang terjadi pada organ-organ vital. Dalam mengatasi masalah tersebut biasanya penderita hipertensi menggunakan terapi farmakologi utuk mengatasi salah nyeri nonfarmakologi yang dapat dilakukan adalah kompres hangat pada leher. Kompres hangat adalah memberikan rasa hangat pada daerah tertentu dengan menggunakan kantung yang berisi air hangat sehingga menimbulkan rasa hangat pada bagian tubuh yang memerlukan. Kompres hangat yang digunakan dengan suhu 45-50,50C&#13;
Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah Pra-Experiment dengan one group Pre-Posttest design dengan teknik Kategori probability = Simple Random Sampling, populasi pada penelitian ini adalah pasien hipertensi di UPT Puskesmas Robatal Kabupaten sampang sebanyak 30 dengan sampel 28. Variabel independen kompres hangat dan dependen nyeri kepala. Instrumen menggunakan lembar observasi. Analisa menggunakan bivariat.&#13;
Hasil penelitian sebagian besar menunjukan nyeri sebelum di lakukan kompres hangat di Dusun Sumber Wilayah Kerja Puskesmas Robatal 50% menunjukkan nyeri berat sejumlah 14 orang. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan tingkat nyeri kepala pada pasien hipertensi sesudah di lakukan kompres hangat di Dusun Sumber Wilayah Kerja Puskesmas Robatal 53.6% menunjukkan nyeri ringan sejumlah 15 orang. Berdasarkan hasil uji wilcoxon test diperoleh 0,000 &lt; 0,05. Maka disimpulkan jika terdapat pengaruh pemberian terapi kompres hangat pada leher terhadap nyeri kepala pada pasien hipertensi di Dusun Sumber Wilayah Kerja Puskesmas Robatal`.&#13;
Kata kunci : Nyeri Kepala, Hipertensi, Kompres Hangat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NAZHATUT THULLAB AL-MUAFA SAMPANG Jl. Diponegoro No.11 Sampang</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1619</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-06 09:38:07</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-18 09:04:06</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>