Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Hubungan Derajat Kecacatan Fisik Dengan Tingkat Kecemasan Pada Penderita Kusta Di Wilayah Kerja Puskesmas Camplong dan Puskesmas Jrengik
ABSTRAK
Kusta merupakan penyakit infeksi kronis yang dapat menyebabkan kecacatan fisik permanen serta menimbulkan dampak psikologis berupa kecemasan. Semakin berat kecacatan yang dialami penderita kusta, maka semakin besar risiko munculnya gangguan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan derajat kecacatan fisik dengan tingkat kecemasan pada penderita kusta di Wilayah Kerja Puskesmas Camplong dan Puskesmas Jrengik.
Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 39 penderita kusta, dengan sampel sebanyak 36 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling dengan metode simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah derajat kecacatan fisik, sedangkan variabel dependen adalah tingkat kecemasan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi derajat kecacatan dan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data menggunakan uji Rank Spearman dengan tingkat signifikansi α = 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami kecacatan tingkat 2 sebanyak 24 orang (66.7%), sedangkan kecacatan tingkat 1 sebanyak 12 orang (33.3%). Tingkat kecemasan responden menunjukkan sebagian besar mengalami kecemasan berat sebanyak 22 orang (61.1%), kecemasan sedang sebanyak 12 orang (33.3%), dan kecemasan ringan sebanyak 2 orang (5,6%). Hasil uji Rank Spearman diperoleh nilai signifikansi p = 0,000 < α = 0,05 dengan koefisien korelasi sebesar 0,887 yang menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara derajat kecacatan fisik dengan tingkat kecemasan pada penderita kusta.
Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat di simpulkan bahwa terdapat hubungan antara derajat kecacatan fisik dengan tingkat kecemasan pada penderita kusta. Semakin tinggi derajat kecacatan fisik yang dialami penderita, maka semakin tinggi pula tingkat kecemasan yang dirasakan. Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan dukungan psikologis serta edukasi kepada penderita kusta guna mengurangi tingkat kecemasan dan mencegah kecacatan yang lebih berat.
Kata Kunci: Kusta, Derajat Kecacatan Fisik, Tingkat Kecemasan, HARS.
Ketersediaan
| 102012238.1 | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
-
|
| Penerbit | : ., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






