Detail Cantuman
Advanced Search
Text
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK VIVALDI TERHADAP KECEMASAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSUD dr. MOHAMMAD ZYN SAMPANG
ABSTRAK
Gagal Ginjal Kronik (GGK) yang sering disebut dengan Chronic Kidney Disease (CKD)
merupakan penyakit degeneratif yang telah mencapai tahap akhir dan tidak dapat disembuhkan
(irreversible). Penyakit ini menyebabkan hilangnya struktur fungsi ginjal, dan ketidakmampuan untuk
mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit. Berdasarkan data Unit Hemodialisa RSUD Dr.
Mohammad Zyn Sampang tahun 2025, jumlah pasien hemodialisa terdiri dari pasien rawat inap
sebanyak 115 orang (50 laki-laki dan 65 perempuan) dan pasien rawat jalan sebanyak 2.619 orang (1.267
laki-laki dan 1.352 perempuan) selama periode April hingga September 2025, yang menjalani
hemodialisa. Dari hasil wawancara awal, terdapat bahwa sebagian besar pasien gagal ginjal kronik yang
menjalani hemodialisa mengalami kecemasan ringan hingga sedang sebelum Tindakan dengan
menggunakan koesioner skala HARS. Kecemasan ini umumnya disebabkan oleh ketakutan terhadap
prosedur, kekhawatiran kondisi kesehatan, suara mesin hemodialisa, serta faktor emosional karena harus
menjalani terapi seumur hidup. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi musik
klasik Vivaldi terhadap kecemasan pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD dr.
Mohammad Zyn Sampang.
Desain Penelitian ini menggunakan desain Pra-experiment dengan Metode pra-pascates dalam
satu kelompok (One-Group Pre-Post Test Design), Populasi dalam penelitian ini adalah penderita gagal
ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di ruang HD RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang sebanyak
37 pasien di sesi 2 dengan sampel sebanyak 34 pasien yang di pilih menggunakan Tehnik Simpel
Random Sampling, Data dikumpulkan menggunakan lembar koesioner Skala HARS dan di analisis
menggunakan Uji Wilcoxon Test.
Hasil Penelitian di peroleh kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani
hemodialisa sebelum di berikan intervensi terapi musik klasik Vivaldi hampir setengahnya dengan
kecemasan sedang sebanyak 16 (47,1%), dan setelah di berikan intervensi terapi musik klasik Vivaldi
sebagian besar dengan kecemasan ringan sebanyak 19 (55,9%), hasil uji Wilcoxon test di dapatkan
bahwa P = 0,000 dan a = 0,05 maka artinya P < a, yang berarti H0 di tolak dan H1 di terima yang artinya
ada Pengaruh Terapi Musik Klasik Vivaldi Terhadap Kecemasan Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang
Menjalani Hemodialisa Di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang.
Berdasarkan hasil penelitian di atas, diharapkan penelitian ini dapat di jadikan sebagai informasi
dan saran yang dapat di manfaatkan pihak rumah sakit, sebagai pertimbangan dalam upaya pengobatan
non farmakologis yang dapat menurunkan kecemasan pasien gagal ginjal kronik yang menjalani
hemodialisa, sehingga pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa yang mengalami
kecemasan dapat menerapkan Terapi Musik Klasik Vivaldi saat menjalani hemodialisa.
Kata Kunci : Terapi Musik Klasik, Kecemasan, Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisa
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
-
|
| Penerbit | : ., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






