No image available for this title

Text

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN DIABATES MELLITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PALENGAAN PAMEKASAN



ABSTRAK

Kelompok penyakit metabolik dengan tanda dan gejala peningkatan kadar glukosa darah di kenal
dengan Diabetes Melitus (DM). DM terjadi karena gangguan dari hormone insulin baik cara kerja atau
sekresinya maupun dari keduanya. Penyakit ini tidak hanya mengancam kehidupan penderitanya, tetapi
penderita nantinya akan mengalami kebutaan, penyakit kardiovaskuler dan gagal ginjal. di wilayah kerja
Puskesmas Palengaan Kabupaten Pamekasan, diperoleh data bahwa jumlah pasien yang terdiagnosis
Diabetes Mellitus (DM) mencapai 307 orang. Data ini berasal dari rekapitulasi laporan program penyakit
tidak menular (PTM) dan catatan pelayanan kesehatan periode tahun 2025 di ambil 6 bulan terakhir dari
bulan Mei-Oktober. Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui apakah ada hubungan dukungan keluarga
dengan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Palengaan
Pamekasan.
Desain penelitian yang digunakan didalam penelitian ini adalah penelitian analitik korelasi yang
menggunakan pendekatan cross sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diabetes mellitus
di wilayah kerja puskesmas palengaan pamekasan sebanyak 112 pasien dengan sampel sebanyak 89
pasien yang di pilih menggunakan Tehnik Simpel Random Sampling, Data dikumpulkan menggunakan
lembar koesioner HDFSS dan MARS-5, kemudian di analisis menggunakan Uji Rank Spearman.
Hasil Penelitian ini di peroleh Dukungan Keluarga menunjukkan bahwa hampir setengah
dukungan keluarga yaitu Baik dengan jumlah responden 44 (49.4%), hampir setengahnya dukungan
keluarga sangat baik yaitu 27 responden (30.3%), sebagian kecil dukungan keluarga cukup yaitu 12
responden (13.5%), Dan sebagian kecil dukungan keluarga kurang yaitu 6 responden (6.7%). Kepatuhan
minum obat menunjukkan bahwa hampir seluruhnya kepatuhan minum obat sedang yaitu 83 (93.3%),
sebagian kecil kepatuhan minum obat rendah yaitu 4 (4.5%), Dan sebagian kecil kepatuhan minum obat
tinggi yaitu 2 (2.2%). Dan hasil hasil uji statistic dengan Spearman’s rho yang menggunakan program
SPSS Statistic 16 For Windows dengan level signitifikan bahwa jika nilai p value (0,030) < 0,05 yang
berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat Hubungan Dukungan Keluarga
Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Palengaan
Pamekasan.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Palengaan, Pamekasan,
terhadap 89 pasien Diabetes Melitus, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan
antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat (p-value 0,030 < 0,05), di mana mayoritas
responden telah menerima dukungan keluarga dalam kategori baik (49,4%) dan memiliki tingkat
kepatuhan minum obat dalam kategori sedang (93,3%), sehingga dapat ditegaskan bahwa semakin
optimal dukungan yang diberikan oleh keluarga, maka semakin tinggi pula tingkat kepatuhan pasien
dalam menjalani pengobatan rutin guna mencegah komplikasi lebih lanjut..

Kata Kunci : Diabetes Mellitus, Dukungan Keluarga, Kepatuhan Minum Obat


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this