No image available for this title

CD-ROM

PENGARUH MIRROR THERAPY TERHADAP TINGKAT KEKUATAN OTOT EKSTERMITAS ATAS PADA PASIEN STROKE DI RSUD dr. H. SLAMET MARTODIRDJO PAMEKASAN



ABSTRAK

Stroke merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah
kesehatan utama di Indonesia maupun dunia. Stroke dapat menyebabkan gangguan
fungsi motorik berupa kelemahan otot ekstremitas atas yang berdampak pada
keterbatasan aktivitas sehari-hari. Salah satu intervensi rehabilitasi yang dapat
diberikan adalah mirror therapy, yaitu terapi menggunakan cermin untuk memberikan
stimulasi visual sehingga membantu pemulihan fungsi motorik. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh mirror therapy terhadap kekuatan otot ekstremitas atas
pada pasien stroke non hemoragik di RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan.
Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan pendekatan One
Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 66 pasien stroke non
hemoragik, dengan sampel sebanyak 56 responden yang diambil menggunakan teknik
simple random sampling. Intervensi mirror therapy dilakukan selama 3 hari dengan 2x
pertemuan 1 hari pagi dan sore, dengan durasi selama 15 menit
. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi Manual Muscle Testing (MMT).
Analisis data menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan mirror therapy, sebagian
besar responden berada pada kategori kekuatan otot buruk yaitu 51 responden (91,1%),
kategori sedang 4 responden (7,1%), dan kategori baik 1 responden (1,8%). Setelah
diberikan intervensi, terjadi peningkatan kekuatan otot dengan kategori buruk menjadi
26 responden (46,4%), kategori sedang 23 responden (41,1%), dan kategori baik
meningkat menjadi 7 responden (12,5%). Hasil uji statistik Wilcoxon diperoleh nilai p
= 0,000 (α = 0,05), sehingga p < α.
Berdasarkan hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh mirror therapy terhadap
peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke non hemoragik di RSUD
Dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan. Mirror therapy dapat dijadikan sebagai
intervensi nonfarmakologis yang efektif dalam membantu rehabilitasi pasien stroke.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this