Detail Cantuman
Advanced Search
CD-ROM
IMPLEMENTASI TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP ANSIETAS PADA PASIEN LANSIA DENGAN HIPERTENSI
Latar Belakang Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan diastolik ≥90 mmHg pada dua kali pengukuran. Penderita sering mengalami gangguan tidur, rasa jenuh, serta kecemasan akibat ketidakpastian kondisi dan konsumsi obat jangka panjang. Hal ini dapat memicu ansietas, yaitu perasaan takut atau khawatir yang mendalam dan berkelanjutan.
Metode Dalam menyusun studi kasus ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan yang terdiri dari pengkajian, diagnosa, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Dalam studi kasus adalah 2 pasien dengan masalah keperawatan Ansietas.
Hasil Penerapan Hasil evaluasi di hari ke 4 pada Ny.“S” Verbalisasi kebingungan (Menurun), Verbalisasi khawatir akibat kondisi yang dihadapi (Menurun), Skor Hars 19 (Kecemasan Ringan), Perilaku gelisah (Menurun), Perilaku tegang (Menurun), Tekanan darah (Menurun) 140/80 mmHg, Pola tidur (Membaik) (Tidur 8 Jam sehari) Masalah Teratasi, Sedangkan Ny.“S” Verbalisasi kebingungan (Menurun),Verbalisasi khawatir akibat kondisi yang dihadapi (Menurun), Skor Hars 15 (Kecemasan Ringan), Perilaku gelisah (Menurun), Perilaku tegang (Menurun), Tekanan darah (Menurun) 140/90 mmHg, Pola tidur (Membaik) (Tidur 8 Jam sehari) Masalah Teratasi.
Kesimpulan Asuhan keperawatan dengan Implementasi Terapi Relaksasi Nafas Dalam pada 2 pasien dapat disimpulkan efektif Menurunkan Ansietas.
Kata Kunci : Implementasi Terapi Relaksasi Nafas Dalam, Ansietas, Pasien Hipertensi
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
-
|
| Penerbit | : ., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






